Ruang Lingkup Keprotokolan

Oleh: Kang Hermanto

Nah, lanjut lagi obrolan seputar keprotokolan ya. Kali ini saya sharing-kan soal ruang lingkupnya. Telah jelas dalam UU No. 9 Tahun 2010 disebutkan bahwa ruang lingkup keprotokolan meliputi tata tempat, tata upacara dan tata penghormatan.

Tata tempat yang dimaksud adalah tata urutan atau lebih banyak dikenal sebagai Order of Presedence atau Preseance dalam Bahasa Perancis. Pada hakekatnya mengandung unsur-unsur siapa yang lebih didahulukan atau siapa yang memperoleh hak prioritas dalam urutan. Orang dan instansi atau organisasi yang memperoleh urutan tempat untuk didahulukan adalah mereka yang mendapatkan prioritas dikarenakan jabatan, pangkat dan derajat serta kedudukannya di dalam negara atau masyarakat. Dalam aspek ini, kita harus cermat mempertimbangkan aturan yang layak, etika, kepantasan, keindahan dan humanis sebagai acuan.

Sedangkan tata upacara adalah aturan untuk melaksanakan upacara dalam acara kenegaraan atau acara resmi. Tata upacara itu sendiri terdiri dari kelengkapan dan perlengkapan upacara untuk mendukung terselenggaranya suatu upacara yang dihadiri oleh Pejabat Negara atau Pemerintahan. Dalam hal upacara, bisa berupa upacara bendera di lapangan atau upacara nonupacara bendera seperti pembukaan seminar, rapat-rapat, peresmian dan lain sebagainya.

Terakhir, tata penghormatan adalah aturan untuk melaksanakan pemberian hormat bagi Pejabat baik Negara atau Pemerintahan serta tokoh masyarakat tertentu dalam setiap kegiatan. Tata penghormatan sendiri meliputi tata cara pemberian hormat dan penyediaan kelengkapan sarana yang diperlukan untuk menunjang suksesnya suatu acara. Secara spesifik, tata penghormatan diberikan kepada seseorang atau kelompok dapat berupa pemberian tata tempat, pemberian penghormatan berupa bendera kebangsaan dan lagu kebangsaan, penghormatan jenazah bila meninggal dunia dan pemberian bantuan sarana yang diperlukan untuk melaksanakan acara.

Jadi itu tadi ya… Andaikata Anda ditugaskan sebagai protokol, maka akan melaksanakan pengaturan di 3 (tiga) hal di atas. [*]

6 Comments on “Ruang Lingkup Keprotokolan”

  1. Alhamdulillah materi ini sangat membantu bagi sy ntk penambahan materi dan literatur pmbelajaran d kampus
    Karena ada mta kuliah sy dasar dasar keprotokolan.
    Terima kasih sd share ilmux
    Smoga bermnfaat. Aamiiiin

    1. Pengaturan keprotokolan sejatinya bersifat universal, di Indonesia dan negara lainnya sama. Terlebih di Indonesia bagi instansi pemerintah maupun swasta, bisa mengacu pada ketentuan UU Keprotokolan tersebut. Lazimnya perbedaan di aspek budaya saja, sehingga dimungkinkan ada tata cara berbeda. Perbedaan juga bisa di struktur pelaksana keprotokolan, pada instansi swasta banyak ditangani sekaligus oleh unit Humas/ Public Relation. Namun secara ruang lingkup (tugas/ pekerjaan) sama, antara instansi pemerintah dan swasta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *