Lagu Kebangsaan Setelah Pembukaan MC?

Oleh: Kang Hermanto

Ketika bertemu dengan sejumlah sahabat panitia di acara-acara resmi yang dihadiri pimpinan di wilayah Kabupaten Probolinggo, tak jarang saya masih harus ‘sedikit berdebat’ seputar penggunaan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pada umumnya aktifitas menyanyikan atau mendengarkan lagu kebangsaan ditempatkan berada di urutan setelah MC (master of ceremony) membuka acara. Nah, benarkah yang demikian?

Dalam pembahasan soal ini, yuk kita cek ketentuan dalam UU Nomor 9 Tahun 2010 tentang Keprotokolan dalam Bab Tata Upacara. Pasal 28 menyatakan bahwa dalam acara kenegaraan atau acara resmi, tata urutan acaranya adalah:

  1. menyanyikan dan/ atau mendengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya;
  2. pembukaan;
  3. acara pokok; dan
  4. penutup.

Jadi berdasarkan ketentuan itu telah jelas bahwa lagu kebangsaan dinyanyikan atau diperdengarkan sebelum MC membuka acara. Teknisnya bagaimana? Lantas siapa yang mempersilakan hadirin untuk menyanyi jika bukan MC, kan MC belum mulai membuka acara?

Sabar dulu ya, hehe… Tentang ini, tentu saja tetap MC yang memandu atau menyilakannya. Ketika MC belum menyampaikan kata-kata pembukaan, bukan berarti MC tidak boleh berbicara. MC tentu saja boleh menyampaikan informasi-informasi, bahkan ketika acara belum dimulai sekalipun. Seperti menyapa atau menyampaikan ucapan selamat datang kepada undangan sekaligus cek sound.

Nantinya tepat ketika undangan VIP/ VIC memasuki tempat acara, MC dapat terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat datang. Begitu mereka tiba di tempat duduk, seketika MC menyampaikan announcement meminta hadirin untuk berdiri menyanyikan atau mendengarkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Setelah lagu selesai, hadirin disilakan duduk kembali dan sesudahnya barulah MC membuka acara. Diawali dengan salam, sapaan, kalimat pembuka dan seterusnya.

Jadi begitu ya, sahabat…:-) [*]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *